PULOSARI – Dalam rangka mempersiapkan rencana Kunjungan Delegasi International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang, bersama dengan Pemerintah Kecamatan Pulosari, melaksanakan Rapat Koordinasi, Monitoring dan Assessment sebagai tindak lanjut penanganan kekeringan di Wilayah Kecamatan Pulosari.

Acara yang dilaksanakan pada hari Jumat, 6 November 2026 di Balai Desa Clekatakan Kecamatan Pulosari, diikuti oleh perwakilan unsur gender, keterwakilan kelompok rentan, perwakilan perangkat desa dan tokoh masyarakat dari Desa Clekatakan dan Desa Penakir.

Seperti diketahui bahwa 8 (delapan) desa di Kecamatan Pulosari, dalam enam bulan terakhir mengalami kekeringan dan kelangkaan air bersih. Kondisi ini mendorong kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi memberikan bantuan kemanusiaan berupa pemberian/distribusi air bersih di beberapa lokasi yang terdampak bencana kekeringan.

Dalam enam bulan terakhir tercatat 2 (dua) mobil tangki dari BPBD, 1 (satu) dari PMI, 1 (satu) dari Baznas dan 1 (satu) dari TNI diterjunkan secara penuh untuk membantu distribusi air bersih dalam rangka penanganan bencana kekeringan di wilayah Kecamatan Pulosari. Termasuk bantuan dari beberapa donatur yang peduli terhadap kondisi kekeringan di wilayah Kecamatan Pulosari tercatat setiap hari bisa dipastikan selalu ada.

Rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk menggali informasi langsung mengenai permasalahan kekeringan yang dihadapi warga, termasuk kondisi dan kebutuhan di wilayahnya masing-masing. Informasi yang diperoleh dari proses Assessment ini menjadi bahan untuk memetakan situasi serta mengidentifikasi langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi di wilayah Kecamatan Pulosari.